Tangerang Hawks tampil disiplin dan sempat menekan Pelita Jaya di first half. Namun kedalaman skuad dan efektivitas tembakan tiga angka membuat Pelita Jaya tetap menjaga rekor sempurna di IBL GoPay 2026.
Hawks Tampil Solid di Awal, Pelita Jaya Dipaksa Beradaptasi
Tangerang Hawks Basketball menunjukkan performa disiplin saat menjamu Pelita Jaya Basketball Jakarta di Indoor Sports Center, Minggu (15/2), dalam lanjutan musim reguler IBL GoPay 2026.
Menghadapi tim yang datang dengan delapan kemenangan beruntun, Hawks tidak gentar. Mereka justru membuka laga dengan agresivitas tinggi di sektor pertahanan dan sukses mengunci permainan perimeter Pelita Jaya.
Pelita Jaya bahkan gagal mencetak satu pun three point di kuarter pertama (0/6). Hawks memanfaatkan momentum tersebut dan unggul 19-12 di kuarter pembuka, termasuk tiga tembakan tiga angka yang masuk tepat sasaran.
Kepercayaan diri tuan rumah meningkat, terutama dengan kontribusi Joao Vitor Franca Dos Santos yang mencetak 13 poin di babak pertama. Secara keseluruhan Hawks mencatatkan 12/32 field goals di two quarters awal.
Namun memasuki kuarter kedua, Pelita Jaya mulai melakukan adjustment melalui ball movement yang lebih cepat. Strategi ini memancing personal foul dari pemain Hawks dan mengubah ritme pertandingan. Tim tamu akhirnya membalikkan keadaan dan unggul tipis 39-35 saat turun minum.
Momentum Berubah di Kuarter Ketiga
Memasuki babak kedua, Hawks sempat menyamakan kedudukan 42-42 di awal kuarter ketiga. Situasi semakin menarik ketika Jeffree Withey harus meninggalkan lapangan akibat foul-out.
Alih-alih melemah, momen tersebut justru menjadi titik kebangkitan Pelita Jaya.
Pelita Jaya menunjukkan kedalaman skuad mereka. Tanpa bergantung pada satu pemain, rotasi berjalan efektif dan permainan tetap stabil. Keunggulan perlahan melebar menjadi 62-51 sebelum kuarter keempat dimulai.
Situasi semakin sulit bagi Hawks ketika Yesaya Saudale harus keluar akibat dua pelanggaran beruntun. Kehilangan point guard utama membuat organisasi serangan Hawks terganggu di fase krusial pertandingan.
Prastawa dan Efektivitas Three Point Jadi Pembeda
Pelita Jaya akhirnya mengamankan kemenangan 91-67 dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 9-0 di musim reguler IBL GoPay 2026.
Andakara Prastawa Dhyaksa tampil sebagai salah satu faktor kunci dengan 19 poin, termasuk dua three point penting di kuarter akhir. Secara tim, Pelita Jaya mencetak 11 three point dari 30 percobaan.
Kontribusi pemain lainnya juga konsisten:
- Darious Moten: 18 poin (4/4 three point)
- Agassi Yeshe Goantara: 18 poin
- Amorie Archibald: 16 poin, 4 rebound, 3 assist
Meski dua pemain asing mereka foul-out, kedalaman roster membuat Pelita Jaya tetap dominan hingga akhir laga.
Di sisi Hawks:
- Joao Vitor Franca Dos Santos: 23 poin
- Jeantal Cylla: 21 poin
- Joshua Cunningham: 15 poin
Hawks kini mencatatkan rekor 4-4 dan masih memiliki dua laga kandang tersisa di bulan Februari untuk memperbaiki posisi klasemen.
Analisis: Apa yang Bisa Dipelajari dari Laga Ini?
Pertandingan ini menunjukkan dua hal penting dalam dinamika IBL GoPay 2026:
- Disiplin defense mampu menekan tim elit — tetapi harus konsisten empat kuarter.
- Kedalaman skuad dan efisiensi three point menjadi faktor pembeda di level atas.
Pelita Jaya membuktikan bahwa mereka bukan sekadar bergantung pada satu atau dua pemain, melainkan sistem permainan kolektif yang matang.
Sementara bagi Hawks, performa first half menjadi modal penting untuk laga-laga berikutnya, khususnya dalam menjaga konsistensi dan meminimalkan foul di momen krusial.


