IBL GoPay 2026 memasuki fase krusial dengan dinamika penting di luar lapangan. Serigne Modou Kane resmi berstatus pemain lokal Indonesia setelah keputusan FIBA, sementara Pacific Caesar Surabaya melakukan perombakan besar dengan mengganti pemain asing demi keluar dari tren negatif di awal musim.
Serigne Modou Kane Resmi Berstatus Pemain Lokal Indonesia
Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) secara resmi menetapkan Serigne Modou Kane sebagai pemain lokal Indonesia. Keputusan ini menjadi sorotan penting di IBL GoPay 2026 karena berdampak langsung pada komposisi skuad Satya Wacana Salatiga.
FIBA mendasarkan keputusannya pada sejumlah fakta administratif dan historis. Meski Modou lahir di Senegal dan kedua orang tuanya menetap di negara tersebut, ia telah memperoleh paspor Indonesia sejak 19 Juni 2021 saat masih berusia 15 tahun. Selain itu, Modou secara resmi melepas kewarganegaraan Senegal pada 26 Agustus 2021, sesuai dokumen dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta belum pernah membela tim nasional Senegal di level mana pun.
Sejak 2021, Modou juga tercatat menetap dan aktif bermain di kompetisi bola basket Indonesia secara berkelanjutan. Seluruh data tersebut menjadi dasar kuat bagi FIBA dalam menetapkan statusnya.
Keputusan FIBA ini disampaikan secara resmi melalui surat elektronik kepada DPP Perbasi, yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FIBA Andreas Zagklis pada 2 Februari 2026. Selanjutnya, Perbasi meneruskan pemberitahuan perubahan status tersebut kepada pihak IBL melalui surat tertanggal 4 Februari 2026 yang ditandatangani Sekjen Perbasi, Nirmala Dewi.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menegaskan implikasi dari keputusan ini.
“Dengan demikian Serigne Modou Kane yang bermain untuk Satya Wacana Salatiga di Kompetisi IBL GoPay 2026 adalah pemain lokal. Satya Wacana masih memiliki hak untuk menambah satu pemain asing atau naturalisasi,” ujar Junas.
Saat ini, Satya Wacana masih mengandalkan dua pemain asing, yakni Kevin Kangil dan Serhii Pavlov, dan kini memiliki fleksibilitas tambahan dalam menyusun komposisi tim.
Enam Laga Tanpa Kemenangan, Pacific Caesar Lakukan Evaluasi Besar
Berbeda dengan kabar positif dari Satya Wacana, Pacific Caesar Surabaya justru menghadapi tekanan besar di awal musim. Hingga pekan keempat IBL GoPay 2026, Pacific belum mampu meraih satu pun kemenangan dari enam pertandingan.
Situasi tersebut mendorong manajemen melakukan evaluasi mendalam, yang berujung pada keputusan melepas pemain asing Anthony Peacock. Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Peacock sebenarnya tampil produktif secara statistik.
Pemain berusia 26 tahun itu mencatatkan rata-rata 15,2 poin dan 14,6 rebound per gim, angka yang terbilang solid. Namun, masalah utama Pacific tidak terletak pada serangan, melainkan pada konsistensi pertahanan, khususnya di area paint dan transisi bertahan.
Head coach Andika Supriadi Saputra menilai bahwa kontribusi individu yang baik belum cukup untuk memperbaiki struktur permainan tim secara keseluruhan. Dengan AJ Bramah yang konsisten di lini serang serta Miguel Angel Miranda yang kembali didatangkan untuk menggantikan Dino Butorac, Pacific menilai perlu perubahan profil pemain asing agar keseimbangan tim lebih terjaga.
Gregoryshon Magee Resmi Gantikan Anthony Peacock
Tak butuh waktu lama bagi Pacific Caesar Surabaya untuk bergerak. Menjelang laga kandang melawan Tangerang Hawks Basketball pada Sabtu (7/2), Pacific resmi memperkenalkan Gregoryshon Magee sebagai pemain asing baru.
Magee, yang lahir pada 2 Oktober 1990, memiliki pengalaman panjang di berbagai liga profesional internasional. Sepanjang kariernya, ia pernah bermain di Kanada, Spanyol, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, hingga Thailand. Rata-rata statistik karier profesionalnya berada di angka 21,5 poin, 7,8 rebound, dan 1,3 assist per gim.
Pada musim 2024, Magee memperkuat klub Petra di liga Yordania. Dalam 19 pertandingan, ia mencatatkan rata-rata 20 poin dan 13,1 rebound per gim. Profil tersebut membuat manajemen Pacific berharap Magee mampu menjadi solusi di sektor pertahanan bawah ring, area yang selama ini menjadi titik lemah tim.
Magee dijadwalkan menjalani debutnya bersama Pacific saat menghadapi Tangerang Hawks, sebuah laga yang dinilai krusial untuk mengubah arah musim Pacific Caesar Surabaya.
Dinamika Awal Musim IBL GoPay 2026 Semakin Panas
Keputusan administratif seperti penetapan status pemain lokal hingga pergantian pemain asing menunjukkan bahwa IBL GoPay 2026 tidak hanya berjalan ketat di lapangan, tetapi juga penuh dinamika strategis di luar pertandingan.
Bagi Satya Wacana, status baru Serigne Modou Kane membuka peluang fleksibilitas skuad. Sementara bagi Pacific Caesar Surabaya, pergantian pemain asing menjadi taruhan besar untuk keluar dari tren negatif dan tetap bersaing di papan tengah klasemen.
Untuk tidak melewatkan pertandingan selanjutnya, hasil terbaru, serta perubahan klasemen, silakan lihat jadwal dan hasil pertandingan IBL GoPay 2026 di bagian khusus kami.


