• Home
  • Berita & Update IBL
  • Pergerakan Penting Menjelang IBL 2026: Will Jefferson ke Kesatria, Nikolas Mahesa Hengkang dari Hawks, dan Andrew Lensun Merapat ke Pelita Jaya

Pergerakan Penting Menjelang IBL 2026: Will Jefferson ke Kesatria, Nikolas Mahesa Hengkang dari Hawks, dan Andrew Lensun Merapat ke Pelita Jaya

Menjelang dimulainya musim Indonesian Basketball League 2026, sejumlah perpindahan penting mulai mewarnai persiapan klub-klub peserta. Beberapa tim langsung mengambil langkah strategis untuk memperbaiki performa musim lalu, terutama di sektor kepelatihan dan kedalaman roster. Tiga perkembangan utama yang menarik perhatian adalah kedatangan Will Jefferson ke Kesatria Bengawan Solo, perpisahan Tangerang Hawks dengan Nikolas Mahesa, serta bergabungnya Andrew William Lensun ke Pelita Jaya Basketball Jakarta.

Perubahan pertama datang dari Kesatria Bengawan Solo. Klub tersebut resmi mengenalkan Will Jefferson sebagai asisten pelatih baru. Jefferson sebelumnya bekerja sebagai Development Trainer di Satria Muda pada musim 2025, di mana ia berperan penting dalam membantu peningkatan performa para pemain, termasuk Abraham Damar Grahita dan rekan-rekan. Pengalaman panjang Jefferson dalam pengembangan talenta muda membuatnya menjadi sosok yang sangat berharga bagi klub mana pun. Kesatria berharap kedatangannya dapat memberikan warna baru bagi strategi permainan, serta membantu pelatih kepala Anthony Garbelotto dalam membangun tim yang lebih solid untuk menghadapi IBL 2026. Dalam pernyataan resminya, klub menulis bahwa Jefferson membawa “jiwa basket yang mampu mengubah visi lapangan menjadi misi tim”, sebuah gambaran kuat tentang ekspektasi tinggi yang diberikan kepadanya.

Sementara itu, kabar pergerakan pemain datang dari Tangerang Hawks. Klub tersebut mengumumkan bahwa mereka tidak memperpanjang kontrak Nikolas Mahesa setelah tiga musim kebersamaan. Mahesa, yang merupakan Draft pick nomor satu pada IBL Draft 2020, sebenarnya menunjukkan potensi menarik pada awal kariernya bersama Louvre Surabaya dan Dewa United. Namun di Hawks, ia belum pernah mendapatkan peran utama di rotasi. Pada musim 2024, cedera membatasi kontribusinya menjadi hanya lima pertandingan, meski klub tetap memberinya kesempatan untuk bangkit. Pada musim 2025, Mahesa tampil dalam 27 laga dan dua pertandingan Playoffs, dengan kontribusi rata-rata 1.7 assist dan 1.1 rebound per pertandingan. Meski perannya cukup stabil, manajemen memutuskan untuk melakukan perubahan komposisi roster menjelang IBL 2026.

Pergerakan besar berikutnya datang dari Pelita Jaya Basketball Jakarta, yang secara resmi mengumumkan kedatangan Andrew William Lensun. Pemain asal Sulawesi Utara ini meninggalkan Hawks setelah tidak mendapat perpanjangan kontrak, dan kini mendapatkan kesempatan baru di klub yang tengah melakukan peremajaan roster. Kehadiran Lensun dipandang sebagai langkah cerdas Pelita Jaya, yang ingin memperkuat kedalaman skuad menjelang persaingan IBL 2026. Performa Lensun di Hawks menunjukkan perkembangan signifikan: dari rata-rata 2.1 poin di musim 2024 menjadi 4.7 poin dan 2 assist per game pada musim reguler 2025. Bahkan di babak Playoffs, Lensun tampil impresif dengan 7 poin, 3 rebound, 3.5 assist, dan 1 steal per pertandingan.

Bergabungnya Lensun ke Pelita Jaya juga dipandang sebagai peluang emas bagi sang pemain. Ia akan berada di bawah arahan pelatih David Singleton, yang dikenal piawai dalam mengembangkan pemain muda. Kesuksesan Singleton dalam memaksimalkan potensi pemain di klub-klub sebelumnya seperti Pacific Caesar Surabaya, Bima Perkasa Jogja, dan Prawira Bandung menjadi alasan kuat mengapa Lensun diyakini dapat berkembang lebih jauh saat berseragam Pelita Jaya pada IBL 2026.

Dengan berbagai perubahan ini, dinamika IBL 2026 dipastikan akan semakin menarik. Pergeseran strategi, peningkatan kualitas staf pelatih, dan perombakan roster menunjukkan bahwa setiap tim berupaya tampil lebih kompetitif. Para penggemar kini menantikan bagaimana perubahan ini akan berdampak pada performa Kesatria, Hawks, dan Pelita Jaya sepanjang musim mendatang.

Berita