Pergerakan roster kembali mewarnai persiapan klub-klub menjelang IBL 2026. Dua sosok yang dikenal memiliki energi tinggi dan daya juang luar biasa, yaitu Muhammad Fhirdan Maulana Guntara dan Habib Titoaji, kini resmi memulai perjalanan baru bersama klub berbeda. Bogor Hornbills mengamankan tanda tangan Fhirdan, sementara Rans Simba Bogor memperkuat lini mereka dengan kedatangan Habib. Kedua transfer ini menunjukkan komitmen klub untuk memperbaiki kedalaman skuad serta meningkatkan intensitas permainan di musim mendatang.
Kabar pertama datang dari Bogor Hornbills. Setelah mengumumkan relokasi tim ke Kabupaten Bogor, mereka langsung menghadirkan kabar positif lainnya dengan merekrut Fhirdan Guntara. Sosok Fhirdan memang dikenal luas oleh IBL Fans sebagai pemain yang selalu tampil berapi-api di lapangan, dengan intensitas dan energi yang jarang dimiliki pemain lain. Perekrutan ini disambut gembira oleh publik, terutama mereka yang khawatir bahwa liga akan kehilangan karakter khas permainan Fhirdan jika ia tidak menemukan klub baru.
Menariknya, ini adalah pertama kalinya Fhirdan meninggalkan Bandung sejak karier profesionalnya dimulai pada 2022. Sebelumnya, sang kakak, M. Reza Fahdani Guntara, telah lebih dulu pindah ke Pelita Jaya setelah membawa Prawira menjadi juara di 2023. Kini giliran Fhirdan yang siap memulai petualangan baru bersama Bogor Hornbills.
Perjalanan Fhirdan sendiri dimulai sejak mengikuti program IBL Rookie Combine 2021. Ia kemudian dipilih oleh Prawira sebagai pemain debutan pada musim 2022, menunjukkan perkembangan sebagai pemain bertahan yang memiliki mobilitas tinggi. Selain kemampuan bertahan, kontribusi ofensif Fhirdan turut meningkat. Pada musim 2025, ia mencatat rata-rata 3 poin, 2.9 rebound, dan 1.8 assist per game—angka yang cukup solid bagi pemain energi-tinggi. Fhirdan menegaskan komitmennya: “Saya selalu memberikan yang terbaik di mana pun berada… saya bisa kasih 120%.” Hal ini sejalan dengan filosofi Coach Caesar yang menuntut seluruh pemain bekerja keras tanpa kompromi.
Sementara itu, Rans Simba Bogor kembali memperkuat skuadnya dengan mendatangkan Habib Titoaji. Bagi Rans, sosok Habib adalah puzzle penting dalam upaya membentuk tim yang lebih seimbang di kedua sisi lapangan. Setelah memperkuat West Bandits dan Tangerang Hawks, Habib kini menjajal peluang baru di klub ketiganya.
Kepindahan Habib sebenarnya sudah dapat diprediksi melihat situasinya di Hawks. Dalam dua musim terakhir, perannya cenderung menurun sehingga ia tidak memiliki cukup menit bermain untuk menunjukkan potensi penuh. Padahal, Habib memiliki rekam jejak impresif. Pada musim 2021, ia mencatatkan statistik terbaiknya dengan 7.3 poin, 5.1 rebound, dan 1.5 assist per game—sekaligus menjadi musim dengan menit bermain tertinggi, yaitu 18.1 menit per pertandingan. Rans melihat Habib sebagai pemain serbaguna yang bisa berkontribusi di banyak sisi permainan, baik bertahan maupun menyerang.
Namun tantangan besar menanti Habib di klub barunya. Ia perlu bekerja lebih keras untuk mendapatkan kepercayaan pelatih sekaligus memperbaiki kemampuan tembakan tiga angkanya. Meski musim lalu ia mencoba memperluas jangkauan tembakannya sebagai seorang bigman modern, akurasi long-range-nya masih belum stabil. Jika Habib mampu meningkatkan aspek ini, ia bisa menjadi aset penting bagi Rans dalam persaingan ketat IBL 2026.
Kedua transfer ini mencerminkan tren pembangunan tim menjelang musim baru. Klub-klub mulai fokus memperkuat rotasi pemain bertahan dan meningkatkan intensitas permainan, mengingat IBL 2025 menunjukkan kompetisi yang semakin ketat dan cepat. Dengan bergabungnya Fhirdan ke Hornbills dan Habib ke Rans, kedua tim diprediksi akan tampil lebih enerjik dan agresif di musim mendatang.
Dengan berbagai pergerakan roster yang terus terjadi, antusiasme para penggemar semakin meningkat menjelang IBL 2026. Musim mendatang diprediksi menjadi salah satu musim paling kompetitif dalam sejarah liga.


