• Home
  • Analisis & Prediksi
  • Pergerakan Rosters Jelang IBL 2026: Reggie Mononimbar Gabung Rans, Padre Hosbach Dapat Kontrak Baru di Hangtuah

Pergerakan Rosters Jelang IBL 2026: Reggie Mononimbar Gabung Rans, Padre Hosbach Dapat Kontrak Baru di Hangtuah

Menjelang dimulainya IBL 2026, dinamika perpindahan pemain mulai memanas. Setelah offseason yang cukup aktif, dua kabar penting datang dari kubu Rans Simba Bogor dan Hangtuah Jakarta. Reggie William Mononimbar resmi meninggalkan Pelita Jaya untuk pertama kalinya dalam kariernya, sementara Padre Taranngiar Hosbach mendapat kepercayaan baru lewat perpanjangan kontrak dari Hangtuah. Kedua pergerakan ini menunjukkan bagaimana klub-klub sedang fokus membangun kedalaman roster untuk bersaing lebih ketat di musim mendatang.

Kabar mengejutkan datang dari Rans Simba Bogor. Setelah mengamankan Habib Titoaji, Rans kembali menambah kekuatan dengan mendatangkan Reggie Mononimbar. Perpindahan ini tidak banyak diprediksi publik, mengingat Reggie selama bertahun-tahun identik dengan Pelita Jaya dan menjadi bagian penting dari rotasi kedua tim tersebut. Reggie pertama kali masuk IBL pada musim 2017–2018 dan langsung membawa energi baru ke dalam permainan Pelita Jaya dengan gaya bermain cepat, agresif, dan penuh determinasi.

Namun setelah tujuh musim bersama Pelita Jaya dan absen di musim 2024 akibat cedera, peran Reggie di musim 2025 mengalami penurunan signifikan. Ia hanya tampil rata-rata 6.5 menit per pertandingan dalam 23 laga, termasuk lima pertandingan Playoffs—catatan menit bermain terendah sepanjang kariernya. Meski begitu, kualitas Reggie sebenarnya sudah teruji. Pada musim 2021, ia mencatatkan statistik terbaik dalam kariernya dengan 11.9 poin, 4.8 rebound, 3.3 assist, dan 1.8 steal per game. Rans tentu berharap Reggie bisa kembali ke performa terbaiknya, terutama sebagai perimeter attacker yang mampu mengubah tempo permainan.

Sementara itu, kabar positif datang dari Hangtuah Jakarta. Klub tersebut mengumumkan perpanjangan kontrak untuk Padre Taranngiar Hosbach. Langkah ini membuat Padre berkesempatan menjalani musim penuh pertamanya bersama Hangtuah setelah bergabung pada tahun sebelumnya melalui mekanisme pertukaran pemain. Hangtuah melihat potensi besar pada Padre, terutama sebagai bigman yang bisa memperkuat lini pertahanan dan rotasi bawah ring.

Perjalanan Padre sebelumnya cukup menarik. Performa terbaiknya tercatat saat masih bermain untuk Rajawali pada musim 2024, ketika ia mencatatkan rata-rata 1.6 poin, 2.4 rebound, dan 1.1 assist dalam 26 pertandingan. Pada musim 2025, kontribusinya lebih berfokus pada pertahanan, dan meski angka poinnya tidak mencolok, Padre mampu memberikan dampak sebagai pemain yang konsisten. Setelah ditukar dengan Saddam Asyruna pada April 2025, Padre menyelesaikan musim bersama Hangtuah dengan tampil dalam delapan pertandingan dan mencatatkan kontribusi 2.3 rebound dan 1 assist per game, termasuk tiga laga Playoffs—penampilan Playoffs pertamanya sejak 2022.

Dengan perpanjangan kontrak ini, Hangtuah menambah kedalaman di sektor bigman, sebuah area yang sangat penting mengingat ketatnya persaingan paint area di IBL. Lebih dari itu, Padre memiliki keuntungan besar karena akan berada di bawah bimbingan salah satu bigman legendaris Indonesia yang kini menjadi bagian dari staf kepelatihan Hangtuah. Pengalaman dan mentorship dari sosok tersebut diyakini akan membantu perkembangan Padre secara signifikan untuk menghadapi IBL 2026.

Dua pergerakan ini memperlihatkan bahwa klub-klub IBL mulai serius mempersiapkan diri untuk musim yang diprediksi akan sangat kompetitif. Rans berharap kedatangan Reggie bisa menambah kedalaman lini serang, sementara Hangtuah memperkuat pertahanan melalui komitmen jangka panjang terhadap Padre. Dengan roster yang terus bergerak, para penggemar pun semakin menantikan bagaimana komposisi final masing-masing tim sebelum musim bergulir pada Januari 2026.

Berita